Jenis Investasi yang Cocok untuk Karyawan dengan Penghasilan Rata-rata UMR

loading...

Jujur saja, apakah Anda tertarik membuka artikel ini karena kata investasinya atau kata karyawan dengan penghasilan rata-rata UMR? Saat ini, ketika teknologi sudah berkembang semakin pesat, memang kita semakin dimudahkan untuk berinvestasi. Ya, investasi tidak hanya ditujukan pada orang tua atau karyawan yang akan mendekati waktu pensiun saja, lho melainkan anak-anak muda, sang Generasi penerus bangsa juga dianjurkan untuk melakukan investasi sejak dini. Memangnya apa pentingnya investasi? Bukankah investasi memerlukan modal yang cukup besar?

Mulai Investasi dari yang Bermodal Kecil

Pertanyaan-pertanyaan di atas memang kerap menjadi pertanyaan para investor pemula atau mereka yang baru mau memulai investasi. Wajar, sangat wajar! Pertama, mengapa kita perlu berinvestasi? Pertanyaan ini sekaligus ingin membenarkan kondisi yang selama ini keliru. Khususnya saat Anda memulai berinvestasi. Sekarang, pertanyaannya dibalik, mengapa orang-orang pensiun membutuhkan investasi? Apakah baru menyadari bahwa investasi itu penting atau memang baru ada waktu untuk melakukannya?

Apapun jawabannya, sebenarnya telah mengungkapkan jika investasi itu memang penting. Keuntungannya memang mungkin tidak Anda rasakan saat ini, tetapi nanti saat Anda sudah tidak mendapat penghasilan tetap, tetapi kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan. Dalam kehidupan nyata kita ambil salah satu contohnya. Anda pasti pernah bertemu dengan orang-orang usia paruh baya yang memilih melakukan ojek online dan terlihat sangat senang saat melakukannya bukan? Pasti sebagian besar dari mereka berkata jika ojek online sangat fleksibel, bahkan pendapatan yang diperoleh sama besarnya saat bekerja di kantor dulu. Apakah benar?

Di satu sisi, Anda pasti mulai tertarik dengan pendapat orang tersebut. Mengapa tidak dilakukan sejak sekarang? Secara tidak langsung, jenis bisnis ojek online sama dengan saat Anda melakukan investasi di bank. Melaui perusahaan tempat ojek online tersebut, mungkin ada yang menjanjikan sistem bagi hasil, atau Anda akan mendapat bonus lebih saat mendapat hasil lebih dari target yang diharapkan. Kalau begitu, ojek online merupakan salah satu jenis investasi dengan modal kecil yang dapat Anda lakukan.

Dalam pengembangannya, apabila Anda terlalu sibuk untuk melakukan investasi tersebut, Anda juga bisa melakukan jenis investasi online lainnya dengan modal kecil, seperti peer to peer lending yang hanya membutuhkan Rp 1 juta. Jika tertarik, Anda dapat langsung melihat profil bisnis dari salah satu perusahaan yang bernama Mekar.id melalui websitenya berikut ini https://mekar.id.

loading...

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *