Tugas 6 Sistem Berkas

Tugas 6 Sistem Berkas
loading...

Tugas 6

Sistem Berkas

Organisasi Berkas Direct

 

 

 

Nama : Rizky Pujian Dasa Pratama

NIM : 151051015

 

Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Teknik Informatika

2018

File adalah kumpulan catatan yang terkait satu sama lain. Ukuran file dibatasi oleh ukuran memori dan media penyimpanan.

Ada dua fitur penting dari file:

1. Aktivitas File
2. File Volatilitas

Aktivitas file menentukan persen dari catatan aktual yang diproses dalam sekali jalan.

Volatilitas file membahas properti dari perubahan catatan. Ini membantu meningkatkan efisiensi desain disk daripada tape.

Organisasi File Organisasi

file memastikan bahwa catatan tersedia untuk diproses. Ini digunakan untuk menentukan organisasi file yang efisien untuk setiap relasi dasar.

Misalnya, jika kita ingin mengambil catatan karyawan dalam urutan abjad nama. Menyortir file dengan nama karyawan adalah organisasi file yang bagus. Namun, jika kami ingin mengambil semua karyawan yang nilainya berada dalam kisaran tertentu, file yang dipesan oleh nama karyawan tidak akan menjadi organisasi file yang baik.

Jenis File Organisasi

Ada tiga jenis pengorganisasian file:

1. Organisasi file akses berurutan
2. Organisasi file akses langsung
3. Organisasi file akses sekuensial terindeks

1. Organisasi file akses berurutan
Menyimpan dan menyortir dalam blok berdekatan dalam file pada tape atau disk disebut sebagai organisasi file akses sekuensial.

Dalam organisasi file akses sekuensial, semua catatan disimpan dalam urutan berurutan. Rekaman disusun dalam urutan naik atau turun dari bidang kunci.

Pencarian file berurutan dimulai dari awal file dan catatan dapat ditambahkan di akhir file.
Dalam file sekuensial, tidak mungkin untuk menambahkan catatan di tengah file tanpa menulis ulang file.

Keuntungan dari file sekuensial

Sangat mudah untuk memprogram dan mudah untuk mendesain.
File sekuensial paling baik digunakan jika ruang penyimpanan.

Kekurangan file sekuensial

File sekuensial adalah proses yang memakan waktu.
Ini memiliki redundansi data yang tinggi.
Pencarian acak tidak mungkin.

2. Organisasi file akses langsung
File akses langsung juga dikenal sebagai akses acak atau organisasi file relatif.

Dalam file akses langsung, semua catatan disimpan dalam perangkat penyimpanan akses langsung (DASD), seperti hard disk. Rekaman secara acak ditempatkan di seluruh file.

Rekaman tidak perlu berurutan karena diperbarui secara langsung dan ditulis ulang di lokasi yang sama.
Organisasi file ini berguna untuk akses langsung ke sejumlah besar informasi. Ini digunakan dalam mengakses database besar.Ini juga disebut hashing.

Keuntungan dari organisasi file akses langsung

File akses langsung membantu dalam sistem pemrosesan transaksi online (OLTP) seperti sistem reservasi kereta api online. Dalam file akses langsung, penyortiran catatan tidak diperlukan.
Ini mengakses catatan yang diinginkan dengan segera.
Ini memperbarui beberapa file dengan cepat.
Ini memiliki kontrol lebih baik atas alokasi rekaman.

Kerugian dari organisasi file akses langsung

File akses langsung tidak menyediakan fasilitas back up.
Itu mahal.
Ini memiliki ruang penyimpanan lebih sedikit dibandingkan dengan file sekuensial.

3. Organisasi file akses sekuensial terindeks
File akses sekuensial yang diindeks menggabungkan file sekuensial dan organisasi file akses langsung.

Dalam file akses sekuensial yang diindeks, rekaman disimpan secara acak pada perangkat akses langsung seperti disk magnetik dengan kunci primer.

File ini memiliki banyak kunci. Kunci-kunci ini dapat berupa alfanumerik di mana arsip-arsip tersebut dipesan disebut kunci primer.

Data dapat diakses secara berurutan atau acak menggunakan indeks. Indeks disimpan dalam file dan dibaca ke dalam memori ketika file dibuka.

Keuntungan dari organisasi file akses sekuensial terindeks

Dalam file akses sekuensial yang diindeks, file sekuensial dan akses file acak dimungkinkan.
Ini mengakses catatan sangat cepat jika tabel indeks diatur dengan benar.
Rekaman dapat dimasukkan di tengah file.
Ini menyediakan akses cepat untuk pemrosesan berurutan dan langsung.
Ini mengurangi tingkat pencarian sekuensial.

Kerugian dari organisasi file akses berurutan Indexed

File akses sekuensial terindeks memerlukan kunci unik dan reorganisasi periodik.
File akses sekuensial yang diindeks membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari indeks untuk akses atau pengambilan data.
Ini membutuhkan lebih banyak ruang penyimpanan.
Itu mahal karena membutuhkan perangkat lunak khusus.
Ini kurang efisien dalam penggunaan ruang penyimpanan dibandingkan dengan organisasi file lainnya.

loading...

Download disini untuk lebih jelasnya : TUGAS 6 SISTEM BERKAS

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *